Sebagai upaya dalam mendukung kelancaran operasional pengiriman tebu dari petani mitra mandiri yang terus meningkat, PT PSMI menyediakan lahan yang dijadikan terminal unit kendaraan petani mitra mandiri. Dengan adanya terminal ini, semua angkutan tebu kendaraan petani mitra mandiri akan tersentralisir di satu lokasi penukaran tiket, dari yang sebelumnya tersebar pada empat lokasi. Hal ini tentunya akan mempermudah koordinasi dan komunikasi terkait rencana dan kuota kirim, serta realisasi dari masing masing wilayah. Selain sebagai tempat penukaran tiket lapangan menjadi tiket pengantar, terminal mitra mandiri juga berfungsi sebagai filter pertama mencegah terjadinya crowded yang mungkin dapat terjadi ketika antrian mobil tebu memenuhi pintu masuk pabrik PT PSMI, sehiangga pengaturan parkiran dan panggilan di lokasi parkir pabrik menjadi lebih tertib dan teratur.

Terminal mitra mandiri memiliki luas yang mampu menampung hingga 200 unit mobil tebu mitra, sehingga terminal ini juga dapat menjadi tempat berkumpulnya para pengemudi truk angkutan tebu petani mitra mandiri untuk beristirahat sejenak setelah menempuh perjalanan dari area kebun.Untuk meningkatkan kenyamanan, terminal mitra mandiri ini juga dilengkapi dengan kamar mandi dan pasokan air yang memadai, serta instalasi listrik di pos penukaran tiket agar kegiatan pembuatan tiket dapat berjalan dengan lancar. Disamping itu, terminal mitra mandiri ini juga dilengkapi dengan pos pengamanan yang dijaga oleh security selama 24 jam penuh demi memberikan rasa aman dan nyaman sehingga dapat mencegah tingkat kejahatan yang mungkin saja bisa terjadi.

Seiring dengan perluasan areal kemitraan yang terus bertambah, management PT PSMI akan melakukan evaluasi secara berkala terkait dengan jumlah mobil dan pasokan tebu, sehingga lalu lintas anggutan tebu dan kondisi antrian di pabrik tetap bisa berjalan dengan lancar dan kondusif.